Jumat, 25 Agustus 2017

Baiknya Periksa 1000 Kali Jika Ibu Ditawari Dan Beli Tanaman Hias Yang Seperti Ini

| No comment
Sesuai dengan proposal pemerintah , terutama melalui Tim Penggerak PKK ketika dulu sedang giat-giatnya , para ibu rumah tangga bergotong-royong sangat dianjurkan untuk berkebun atau sekurangnya menanam beberapa jenis tanaman yang kerap disebut sebagai tanaman Apotik Hidup , entah itu di pekarangan belakang ataupun pada lahan yang tersisa. Yang pada umumnya berupa beberapa jenis tanaman rempah-rempah dan atau tanaman obat yang umum digunakan.
Namun pada umumnya pula , banyak ibu rumah tangga – dengan beberapa alasan – tidak melakukannya. Karena alasan memang tidak memiliki sisa lahan , tidak sempat atau malah kurang atau tidak suka dengan jenis tanaman ini.

Namun sebaliknya , ketika disodori dengan tanaman hias , kebanyakan para ibu biasanya pribadi suka. Maklum saja , dibanding bapak rumah tangga , para ibu rumah tangga yang “berhak dan berkewajiban mengurus” rumah tangga , pada umumnya memang lebih peduli dan memperhatikan keindahan tampilan rumahnya. Dan , tanaman hias merupakan salah satu cara untuk memperindah dan mempercantik tampilan sebuah rumah.

Bahkan ada beberapa jenis tanaman hias tertentu yang dianggap mampu mengangkat gengsi pemiliki rumah. Tanaman hias bergengsi ini umumnya ialah tanaman hias yang mahal harganya.

Karena itulah , sudah menjadi pemandangan yang sangat lazim melihat ibu-ibu rumah tangga yang “berburu” tanaman hias yang disukai dan diincarnya.
Ini mampu dengan terang terlihat ketika berkunjung ke pusat-pusat penjualan tanaman hias. Para pembelinya didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga.
Fenomena ibu rumah tangga yang “berburu” tanaman hias bahkan sempat menjadi booming dan ngetrend beberapa tahun lalu.

Fenomena ini pulalah yang kemudian dimanfaatkan dengan jeli oleh beberapa penjual tanaman hias.
Untuk memudahkan dan memanjakan para ibu rumah tangga yang ingin membeli tanaman hias , para penjual tanaman hias tidak lagi harus “memaksa” ibu-ibu rumah tangga untuk datang berkunjung ke pusat-pusat penjualan tanaman hias. Melainkan para penjual ini lantas membawa beberapa jenis tanaman hias ( yang umumnya merupakan tanaman hias popular ) untuk dijajakan dari rumah ke rumah. Yang biasanya menggunakan kendaraan sepeda motor yang telah dilakukan sedikit modifikasi.

Tidak hanya tanaman hias , para penjual tanaman hias keliling ini juga melengkapi dagangannya dengan beberapa jenis tanaman buah yang biasa ditanam di pekarangan. Seperti pohon mangga , jambu , jeruk , kelengkeng dan sejenisnya.

Dengan cara menyerupai ini , kedua belah pihak bergotong-royong sama-sama diuntungkan.
Para ibu tidak harus lagi repot-repot pergi ke sentra penjual tanaman untuk mampu menerima tanaman hias idamannya. Dan penjual keliling menerima untung yang lebih dari tanaman hias dagangannya.

Namun yang namanya insan , memang terkadang “terlalu banyak” akalnya. Yang mana “akal” tersebut digunakan untuk tujuan yang badung , sehingga “akal-akalan” jadinya.

Dengan memanfaatkan kekurang tahuan ibu rumah tangga wacana tanaman , muncul beberapa oknum penjual tanaman hias ( juga tanaman buah ) keliling yang malah menjual tanaman hias palsu.

Makara yang palsu disini tidak hanya uang palsu , tetapi tanaman hias dan buah ternyata juga ada yang palsu.
Dan layaknya uang palsu , tanaman hias palsu ini juga benar-benar menyerupai dengan tanaman hias yang asli , Bahkan memang tanaman hias asli.

Sebab yang disebut dengan tanaman hias atau tanaman buah palsu ini bukanlah tanaman yang terbuat dari plastik , melainkan tanaman hias atau tanaman buah yang asli. Tetapi telah “dimodifikasi” sedemikian rupa oleh para oknum penjual tanaman hias yang badung , sehingga tampilannya “benar-benar sebagai tanaman hias asli”.
Dimana kalau tidak memeriksanya berkali-kali pastinya tidak akan mampu mengetahuinya.
Sebab tanaman hias palsu ini memang terlihat sangat subur , segar , lengkap dengan mekar bunganya. Dan kalau itu merupakan tanaman buah ( palsu ) , lengkap pula dengan buahnya.

Coba , siapa yang tidak jadi kepincut , kalau melihat tanaman hias yang segar berbunga atau sebatang tanaman buah yang hanya setinggi 70 cm sampai 100 cm sudah berbuah ranum-ranum ? Dan ditawarkan dengan harga yang tergolong sangat murah.

Namun kalau jadi kepincut untuk membeli tananaman yang semacam ini , maka akan kecewa jadinya. Sebab setelah 2 – 3 hari tanaman tersebut akan layu , kering lalu mati.
Trik yang dilakukan para penjual keliling yang badung untuk memalsu tanaman hias atau buah ini bergotong-royong sangat sederhana.
Mereka memang benar-benar menggunakan batang tanaman yang asli. Namun tanaman itu bukan berupa tanaman yang lengkap.
Caranya :

- Para oknum penjual keliling yang badung ini mula-mula memilih tanaman hias atau tanaman buah yang memang benar-benar segar dan subur

- Mereka kemudian memotong batang atau dahan yang diinginkan , biasanya dipilih yang banyak daunnya , telah berbunga atau telah berbuah.

- Pada adegan pangkal batang kemudian dipasangi dengan akar dengan cara diikatkan.


- Setelah itu potongan batang yang telah diberi akar ini “ditanam” dalam Polybag ( kantong plastik tanam ) yang telah diberi tanah merah bercampur pupuk sangkar sebagaimana menanam tanaman asli.

- Disiram air dan dipadatkan tanahnya semoga terkesan sebagai tanaman lama.

- Dalam melaksanakan pemalsuan tanaman hias atau tanaman buah ini biasanya pada pagi-pagi hari , sehingga ketika dikelilingkan nantinya tidak tampak layu.

- Nah , kini tanaman hias yang telah berbunga atau tanaman buah yang telah berbuah siap untuk dijual keliling.

Karena itu kalau suatu dikala ada penjual tanaman keliling yang menawari tanaman hias yang terlihat sangat subur , segar bahkan berbunga atau tanaman buah yang telah berbuah meski ukurannya sangat pendek dengan harga yang murah atau tidak wajar , harap ibu berhati-hati.
Bila perlu periksalah berkali-kali , sehingga tidak tertipu dan kecewa nantinya. Karena bagaimanapun juga tanaman hias palsu akan punya ciri-ciri tertentu.

Cara memeriksa tanaman hias yang asli atau palsu , yang mampu ibu lakukan antara lain :

- Apakah harganya cukup sesuai dan wajar untuk setiap jenis tanaman yang ditawarkan

- Lihat dan periksa kondisi polybag-nya.
Apakah polybag terlihat terlalu gres atau tidak.
Polybag yang telah ditanami dalam waktu lama akan terlihat agak kusam dan agak getas ( lebih mudah disobek ) akhir pengaruh cuaca.
Pada adegan bawah Polybag biasanya agak kotor oleh tanah yang menggumpal atau terlihat perakaran tanaman yang keluar.

- Lihat dan periksa kepadatan tanahnya.
Pada tanaman yang asli alasannya ialah cukup lama ditanam , tanahnya biasanya terasa padat di semua bagian. Karena itu lihat pada adegan atas / permukaannya. Tanah yang sengaja dipadatkan biasanya akan kentara.



Dan untuk memastikan , coba tekan-tekan kepadatan tanah yang ada dalam Polybag , terutama di bawah Polybag , dimana adegan ini cukup sulit untuk sengaja dipadatkan.
Jika terasa gembur , hati-hati.

- Coba goyang-goyangkan dan angkat sedikit batangnya.
Pada tanaman yang asli biasanya akan terasa kokoh , alasannya ialah perakarannya telah kuat. Jika tanaman hias palsu , sebalikknya.

Nah itulah sedikit tips untuk memeriksa apakah tanaman hias atau tanaman buah yang ditawarkan penjual tanaman keliling itu palsu atau tidak.

Memang butuh sedikit waktu untuk memeriksanya. Namun hal itu lebih baik daripada tertipu dan kecewa.
Lihat juga :
Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Accordition