Melukis wajah ( benar-benar melukis , bukan merias ) sesungguhnya merupakan cara berdandan yang kurang lazim.
Namun melukis wajah mampu menjadi hal yang biasa ketika dilakukan untuk moment-moment tertentu , misalnya dikala merayakan Halloween atau ketika menonton pertandingan sepak bola untuk mendukung kesebelasan kesayangannya.
Jika ketika untuk perayaan Haloween wajah dilukis dengan pola-pola yang angker , untuk nonton bola wajah biasanya hanya dilukis dengan pola bendera atau atribut kesebelasan lainnya.
Sehingga misalnya untuk memberi pinjaman dan menggelorakan semangat Timnas Indonesia yang akan berlaga di babak final Piala AFF melawan Thailand nanti , anda mampu melukis bendera merah putih di wajah anda.
Meski melukis wajah kelihatannya sangat mudah dan sederhana , namun tetap saja ada cara-cara yang harus digunakan sebagai pedoman.
Artikel singkat ini akan menjelaskan bagaimana cara melukis wajah anda – sesuai yang dikehendaki – misalnya untuk memeriahkan moment-moment tertentu. Berikut uraiannya :
● Alat dan materi yang diharapkan untuk melukis wajah :
- Cat lukis khusus untuk wajah
- Kuas
- Busa atau Spons
- Kapas atau tissu
- Glitter ( Bubuk kerlip)
- Air bersih
- Piring atau sejenisnya
- Handuk atau kain lap
- Cermin
- Kipas angin kecil
- Karet atau Ikat rambut ( diharapkan jikalau memiliki rambut yang panjang )
Langkah-langkah untuk melukis wajah
1. Persiapkan semua alat dan bahan
● Hal pertama yang harus diperhatikan yaitu alasannya yaitu dalam hal ini wajah yang akan digunakan sebagai canvas , maka demi kesehatan kulit wajah , pilih dan gunakan bahan-bahan yang berkualitas dan terbaik ,
● Gunakan cat yang memang khusus digunakan untuk wajah yang “bermutu kosmetik” dan terbuat dari materi yang sesuai ketetapan mutu BPOM.
Jangan gunakan cat lukis biasa , cat akrilik , cat berbahan dasar minyak , cat air , bahkan spidol.
Pokoknya gunakan cat khusus untuk wajah.
● Gunakan pula kuas yang sesuai , yaitu :
- kuas lukis bundar #2 untuk membuat detail kecil.
- Kuas bundar #4 untuk membuat detail yang lebih besar.
- Kuas pipih ukuran 2 ,5 cm untuk mengambil banyak warna.
● Gunakan spons kosmetik. Meski busa/Spons biasa mampu digunakan , menggunakan spon kosmetik lebih disarankan.
Untuk menghemat , potong spon menjadi beberapa bagian. Gunanya untuk merapikan atau menghapus warna-warna yang berbeda.
● Bubuk kerlip / glitter Bubuk kerlip / glitter sesungguhnya bukan merupakan keharusan.
Namun jikalau menggunakan bubuk kerlip , sebaiknya pilih bubuk kerlip (glitter) gel alasannya yaitu lebih mudah digunakan.
Sebagai catatan , bubuk kerlip/glitter yang aman untuk digunakan pada wajah yaitu bubuk yang terbuat dari materi Poliester dan berbentuk bulat.
Jangan gunakan bubuk kerlip untuk prakarya alasannya yaitu umumnya terbuat dari logam , sehingga lebih beresiko bagi kulit.
2. Persiapan untuk mulai melukis :
● Ketika semua alat dan materi telah siap , maka sebelum melukis wajah , awali dengan mencuci wajah sampai bersih. Menggunakan sabun lebih disarankan. Setelah wajah dengan handuk lembut sampai kering.
● Bagi yang memiliki rambut panjang , semoga tidak menggaggu proses melukis , rambut sebaiknya diikat dengan karet atau pengikat rambut.
● Semua embel-embel yang ada di wajah termasuk anting indera pendengaran , sebaiknya dilepas terlebih dulu
● Agar tidak terjadi banyak kesalahan dan mengecewakan hasilnya , terlebih dulu tentukan / pastikan desain atau polanya.
Jika kesulitan mampu ditanyakan pada teman/orang lainnya atau mampu juga dengan melihat contoh-contoh gambar desain lukis wajah.
3. Mulai melukis wajah
- Sebagai patokan untuk melukis wajah , mulailah dari warna-warna yang terang gres ke warna yang lebih gelap.
- Bila menghendaki hasil lukisan yang memiliki warna dasar , mulailah dengan mengaplikasikan warna dasar terlebih dulu ke seluruh episode wajah yang dikehendaki.
- Setelah warna dasar selesai tunggulah beberapa dikala sampai benar-benar kering.
Untuk mempercepat pengeringan cat , gunakan kipas angin kecil.
- Setelah warna dasar kering , mulailah melukis desain / pola yang dikehendaki dari episode yang paling rumit.
- Untuk membantu membayangkan bagaimana hasil hasilnya , gunakan spons dengan warna tertentu yang dikehendaki untuk menutupi wajah sebelum membuat detailnya.
- Setelah yakin , buatlah polanya.
Usahakan yang rapi. Jika agak melenceng atau belepotan gunakan kapas atau kertas tissue untuk menghapus dan merapikannya.
- Ketika pola telah jadi , isilah episode dalamnya dengan warna-warna yang dikehendaki.
Gunakan cermin untuk memastikan mendapat hasil yang sempurna.
- Untuk mewarnai episode wajah yang luas , gunakan kuas yang tebal. Sedangkan untuk detail yang lebih kecil , gunakan kuas tipis.
- Satu hal yang harus selalu diingat yaitu pastikan bahwa lapisan cat yang diaplikasikan kering terlebih dulu. Baru mengaplikasikan warna cat selanjutnya. Jika cat belum kering tetapi sudah dikenakan cat lainnya , maka hasilnya akan jelek , warnanya akan bercampur. Untuk melukis wajah dengan hasil yang memuaskan , memang diharapkan kesabaran.
- Apabila menghendaki melukis dengan lapisan warna yang tebal , sebaiknya berikan beberapa lapisan warna yang tipis. Tujuannya yaitu untuk mencegah semoga tidak terjadi retakan pada lukisan.
- Nah ketika desain yang dikehendaki telah selesai dan bagian-bagiannya telah tertutup tepat dengan cat , yang harus dilakukan yaitu rehat dan menunggu sejenak semoga cat benar-benar kering.
Pada tahap ini , anda mampu juga mengaplikasikan bubuk kerlip/glitter jikalau memang menghendaki.
- Sembari menunggu anda mungkin mampu mengambil foto selfi untuk memamerkan hasilnya.
- Setelah cat di wajah telah benar-benar kering , kini anda siap “beraksi” dengan wajah yang telah dilukis sesuai impian anda.
Sedikit tips tambahan :
• Jika menghendaki untuk membuat efek hidung yang menonjol , mampu digunakan kapas wol yang direndam dalam cat , lalu ditempelkan pada wajah. Setelah itu tutupi dengan tisu sebelum mengecatnya.
• Untuk membuat tahi lalat , mampu digunakan butiran gandum atau beras yang diwarnai kemudian ditempel ke wajah.
• Sedangkan untuk membuat efek menyerupai hantu , taburkan tepung tipis-tipis pada wajah nda setelah selesai melukisnya , sehingga memberi kesan pucat.
Atau lihat cara lengkapnya :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar