Selasa, 22 Agustus 2017

Ingin Tas Kulit Awet ? Ini Tips Mudah Menyimpan Tas Kulit Agar Tidak Cepat Rusak

| No comment
Meski ketika ini sudah ada begitu banyak aksesories yang dibuat materi sintetis ( bahasa yang lebih halus untuk menyebut imitasi ) namun aksesories yang terbuat dari kulit asli tetap saja memiliki penggemar fanatik. Dibandingkan dengan bahan-bahan sintetis , dan dengan segala kelebihan dan kekurangannya , aksesories yang terbuat dari kulit – termasuk tas kulit – tetap memiliki kelas tersendiri.
Daya tahan dan keawetan biasanya menjadi alasan dan daya tarik utama untuk menggunakan tas berbahan kulit.

Bagaimanapun juga tas yang berbahan kulit asli memiliki daya tahan yang jauh lebih lama , ibaratnya hampir seumur hidup , aksesories yang terbuat dari kulit ( asli ) masih tetap mampu dan layak digunakan.

Namun demikian yang namanya “barang” tentu saja akan mengalami kerusakan. Terlebih lagi jikalau kurang sempurna dalam perawatannya.
Bahkan jikalau tidak sempurna dalam perawatan , tas berbahan kulit malah lebih cepat rusak.
Karena itu perawatan tas yang berbahan kulit menjadi sangat penting.

Nah jikalau ingin tas kulit anda abadi , berikut beberapa tips mudah dalam merawat dan menyimpan Tas Kulit biar tidak cepat rusak :

- Pertama dan utama , produk berbahan kulit tidaklah tahan air atau waterproof.
Ini sangat berbeda dengan materi imitasi , yang beberapa diantaranya malah sangat tangguh terhadap air. Karena itu jaga dan hindarkan dari terkena air.
Kulit yang terkena air akan menjadi lunak , sehingga mudah menjadi robek. Dan akan menjadi lebih kaku ( jawa : njepiping ) ketika telah kering.

- Dalam hal ini termasuk juga biar jangan hingga lembab.
Ketika kondisi lembab , pada tas kulit akan cenderung muncul jamur , sekurangnya flek pada permukaan kulit. Adanya jamur /flek , selain akan mengurangi keindahan tas , juga lama-lama menyebabkan materi kulit lebih rapuh.
Untuk menghindari munculnya jamur atau flek maka hindari daerah penyimpanan yang tertutup dan lembab. Atau secara terpola keluarkan tas kulit dari daerah penyimpanannya dan angin-anginkan.

- Tas berbahan kulit lebih mudah dalam peresapan , termasuk dalam menyerap warna atau noda.
Karena itu hindari tas berbahan kulit dari noda tinta pulpen atau sejenisnya.

- Jangan hingga terkena api atau panas yang berlebih
Tas berbahan kulit sangat mudah terbakar oleh api , alasannya ialah itu jaga biar terhindar dari sumber api dan atau panas yang berlebih.

Tetapi bagaimana jikalau tas kulit tersebut terlanjur terkena air , kehujanan misalnya ?

Jika memang hingga terlanjur terkena air berikut langkahnya :
- Segera keringkan , namun jangan dijemur eksklusif dibawah sinar matahari ( nanti malah kaku ).
Cukup lap dengan menggunakan kain yang bersih dan kering , setelah itu angin-anginkan hingga cukup kering.
- Setelah kering cukup olesi dengan lotion.


- Masukkan ke dalam plastik penyimpan , dan idealnya tempatkan gel anti jamur di dalam plastik penyimpan untuk menghindari pertumbuhan jamur.

Nah , mirip itulah tips mudah dalam menyimpan tas kulit. Dari pengalaman dengan cara tersebut tas kulit menjadi lebih abadi dan tidak cepat rusak.

Lihat juga model tas yang selalu ngetrend ini:
Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Accordition