Siapa yang suka ketiduran di dikala sedang menonton televisi ? Apakah kau yakni diantaranya ?
Jika kau termasuk salah seorang yang suka ketiduran di depan televisi , sebaiknya hati-hati.
Ada beberapa riset yang menghasilkan satu kesimpulan wacana kemungkinan apa yang mungkin terjadi pada orang yang suka tertidur di dikala menonton televisi.
Orang-orang yang suka tertidur dikala menonton TV mampu jadi merupakan sebuah gejala akan penyakit yang dideritanya.
Sebab itu artinya , seseorang tersebut jatuh tertidur sebelum yang dikehendakinya.
Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa bila seorang seringkali harus berjuang keras untuk menahan kantuk dan supaya tetap mampu terjaga , hal menyerupai ini mestinya mampu menjadi peringatan bahwa kemungkinan dirinya memiliki persoalan tekanan darah tinggi , yang juga merupakan faktor risiko utama bagi penyakit jantung.
Para peneliti di European Society of Cardiology di Roma , menyatakan bahwa seseorang yang sering merasa lelah di malam hari dan ingin tidur cepat dinilai berisiko mengalami persoalan jantung.
Kondisi yang mampu menjadi petunjuk adanya persoalan tekanan darah tinggi akan semakin terlihat bila seseorang bingung pada dikala tidur.
Dimana mereka terpaksa harus menghabiskan waktu beberapa hanya jam untuk bolak-balik di atas kasur dan sulit tidur.
Penelitian lainnya terhadap 2424 responden yang berusia antara 40 – 60 tahun di Jepang juga menemukan bahwa banyak di antara mereka mengalami persoalan tidur dan menderita tekanan darah tinggi.
Penelitian tersebut menyebutkan bahwa rata-rata orang yang memiliki persoalan tekanan darah tinggi , akan pergi ke kawasan tidur 18 menit lebih awal dibandingkan dengan yang sehat kondisi tubuhnya.
Para dokter juga menunjukkan pernyataan yang serupa , bahwa impian untuk tidur cepat mampu menjadi mengambarkan adanya persoalan kesehatan.
Sementara riset lainnya menyebutkan bahwa tidur lebih cepat dapat berkaitan dengan persoalan tekanan darah tinggi.
Nobu Sasaki , seorang peneliti dari Hiroshima University menyatakan bahwa , "tidur lebih awal berkaitan dengan hipertensi."
Sasaki juga mengatakan , bahwa orang yang memiliki persoalan tekanan darah tinggi merasa ingin tidur cepat alasannya yakni merasa lebih cepat lelah.
Selain itu ada kemungkinan jam kerja badan berubah seiring dengan tekanan darah.
Akhirnya mencicipi lelah di malam hari , namun mampu terjaga di tengah malam.
Sedangkan peneliti lainnya Ryoji Ozono mengatakan :
"Pergi tidur lebih cepat dapat berkaitan dengan gangguan tidur lainnya. Dapat berdampak juga pada jam biologis internal normal ,".
"Pergi ke kasur lebih cepat dapat menjadi mengambarkan hipertensi. Kalaupun menundanya , itu juga tidak akan mengubah tekanan darah ," tambah Ozono.
Namun hasil penelitian menyebutkan bahwa menerima waktu tidur yang lebih lama bergotong-royong tidak membantu mengatasi masalah.
Kondisi yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung ini ( termasuk stroke dan demensia ) bergotong-royong dapat ditangani secara cukup mudah dengan menggunakan obat atau dengan melaksanakan perubahan gaya hidup.
WHO sendiri memprediksi , sampai dikala ini jumlah orang yang meninggal alasannya yakni mengalami persoalan tekanan darah tinggi mencapai angka 7 ,5 juta orang per tahun.
Sedangkan di Negara Inggris , seperempat dari jumlah orang remaja di Inggris mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Namun - eloknya - banyak diantara dari mereka yang malah tidak menyadari bila ternyata memiliki risiko tersebut.
Kaprikornus bila anda termasuk orang yang kerap ketiduran dikala nonton TV , sebaiknya hati-hati.
Jika perlu segera periksakan diri ke dokter. Sebab mampu jadi anda mengalami persoalan darah tinggi , tetapi malah tidak menyadarinya.
Sumber : BBCIndonesia
Dan wahai para orang renta , hati-hati dengan TV , alasannya yakni :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar