Rabu, 30 Agustus 2017

Pewarna Rambut Apa Yang Aman Bagi Ibu Hamil ? Simak Ini Rahasianya

| No comment
Yang namanya mode memang sangat luar biasa. Mampu menembus semua batas dan sekatan.
Ketika sebuah mode berkembang dan menjadi sebuah isu terkini maka dampaknya mampu mengena siapa saja , apapun kondisinya. Contoh yang cukup sederhana , mode rambut berwarna misalnya.

Beberapa puluh tahun yang lalu , isu terkini mewarnai rambut hanya berlaku pada kalangan terbatas.

Biasanya yang melakukannya yakni orang-orang yang sudah cukup usia.
Karena sudah mulai mengalami ubanan , mereka “terpaksa” mewarnai rambutnya ( jaman dulu istilahnya “semir rambut” ) , sehingga mampu terlihat muda kembali.
Waktu itu , pewarna rambut atau semir rambut yang digunakan masih sangat terbatas pilihan warnanya. Bahkan paling banyak yang digunakan yakni semir rambut yang berwarna hitam.
Gadis belia atau wanita remaja yang nekat mewarnai rambutnya waktu itu , bahkan malah sering dianggap sebagai “gadis nakal” , norak dan aneh.

Namun kini , isu terkini mewarnai rambut sudah menjadi suatu hal yang sangat biasa , karena sudah dilakukan oleh siapa saja.

Gadis belia , wanita remaja sampai wanita cukup umur , sepertinya semua pada mewarnai rambutnya. Warna-warna yang digunakanpun sudah berkembang sedemikian jauh.
Tidak hanya warna “yang itu-itu saja”.
Bahkan warna-warna yang “berani , norak dan kurang ajar” pun sudah digunakan untuk mewarnai rambut. Maka jangan heran jikalau menjumpai wanita-wanita yang warna rambutnya kolam buah-buahan yang menyala. Atau bahkan berwarna-warni bagaikan pelangi.
Lihat juga :

Mewarnai rambut sebetulnya aman-aman saja , selama dilakukan dengan menggunakan proses pewarnaan rambut yang baik dan benar.
Beberapa kasus “kecelakaan” mewarnai rambut yang pernah terjadi pada dasarnya disebabkan oleh karena pelaku kebetulan memiliki sensitivitas tertentu terhadap materi yang terkandung dalam pewarna rambut.
Atau iritasi , atau penyakit / kelainan langka.
Dengan “kondisi tertentu” tersebut maka materi kimia ( terutama yang berbahaya ) dapat dimungkinkan terserap masuk melalui kulit kepala dan memasuki fatwa darah , sehingga membahayakan kesehatan tubuh. Namun jikalau kondisinya normal , kasus ibarat ini cukup jarang terjadi ( dengan catatan dilakukan secara baik dan benar ).

Tetapi bagaimana yang mewarnai rambut yakni ibu yang sedang hamil ?
Bukankah ibu hamil biasanya memiliki sensivitas yang berbeda dengan kondisi normal ?
Lihat juga :

Menurut hasil penelitian medis mewarnai rambut ketika ibu sedang hamil memang dapat berdampak dan membahayakan kesehatan badan pelakunya.
Hal ini disebabkan , pada kebanyakan pewarna rambut yang beredar di pasaran memang terkadang mengandung materi kimia yang mampu membahayakan tubuh.
Karena itu , memang disarankan biar ibu hamil sebaiknya tidak mewarnai rambutnya terlebih dulu.

Tetapi bagaimana jikalau sudah terlalu “kebelet” untuk mewarnai rambutnya ? Karena alasan ingin tetap tampil modis atau alasan tertentu lainnya ?
Adakah pewarna rambut yang aman bagi Ibu Hamil ? Dan bagaimana cara melakukannya ?
Masih ada.

Ibu yang sedang hamil masih tetap mampu mewarnai rambutnya sesuai yang dikehendaki secara berhati-hati. Jika ibu berniat mewarnai rambut meski sedang hamil , cobalah ikuti trik berikut ini :

1. Gunakan pewarna rambut bebas Ammonia

Pewarna rambut yang tidak mengandung Ammonia , pilihan warnanya kebanyakan memang kurang “berani” , kurang menyala.
Namun dengan menggunakan pewarna atau semir rambut yang bebas Ammonia , setidaknya langkah pertama dan utama yang paling aman untuk mewarnai rambut ketika sedang hamil.
Sebab sebagaimana diketahui , materi kimia yang berbau tajam ini memang mampu membahayakan kesehatan ibu hamil.

2. Gunakan Ombre

Trik kedua biar mampu tampil lebih ceria dan berwarna ketika ibu hamil yakni dengan menggunakan tatanan gaya rambut Ombre.
Ibu mampu menggunakan teknik pewarnaan rambut yang hanya mewarnai pada ujung rambutnya saja.
Dengan demikian materi kimia yang terkandung dalam pewarna diperlukan tidak menyentuh kulit kepala.

3. Mencairkan atau mengencerkan pewarna rambut

Dengan mencairkan atau mengencerkan pewarna rambut , maka secara otomatis kadarnya materi kimia yang terkandung di dalamnya akan turun. Sehingga ketika diterapkan untuk mewarnai rambut , resiko yang mungkin ditimbulkan jauh menjadi berkurang.
Untuk mencairkan pewarna rambut mampu dipilih bahan-bahan yang alami namun cukup efektif , misalnya dengan menggunakan minyak almond , minyak bunga matahari atau minyak jojoba.

Nah itulah 3 diam-diam cara mewarnai rambut pada ibu hamil secara aman.

Cukup mudah bukan ?
Simak juga cara biar rambut yang diwarnai tidak cepat pudar :
Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Accordition