Dengan perkembangan teknologi yang sedemikian andal ditambah adanya beberapa fasilitas yang mampu didapat , maka perkembangan pengguna internet di Indonesia juga meningkat sedemikian pesat.
Maklum saja , Indonesia termasuk salah satu Negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Dan beberapa diantaranya belum “tersentuh” oleh teknologi internet.
Dan pertumbuhan pengguna internet yang sedemikian pesat dan penduduk yang ratusan juta jumlahnya , dapat dibaca oleh para pelaku perjuangan dari seluruh dunia sebagai pasar yang sangat potensial untuk memasarkan produk-produknya , termasuk juga sebagai target pasar dalam online retail.
Peluang menggiurkan ini sepertinya benar-benar dimanfaatkan oleh para retailer online , baik yang berasal dari luar negeri , maupun dari yang lokalan untuk meramaikan pasar e-commerce di Indonesia.
Kini ada semakin banyak retailer online yang bermunculan dari hari ke hari , bersaing ketat dengan para pemain lama dalam hal belanja online.
Para pengamat industri bahkan mengakui kalau Indonesia yakni negara yang “matang” dalam urusan ekonomi e-commerce.
Namun meski merupakan pasar e-commerce yang sangat menggiurkan , namun para pelaku industri e-commerce juga menganggap kalau konsumen Indonesia memiliki perilaku yang unik dikala berbelanja online. Dimana perilaku ini mampu menjadi sangat berebda dengan Negara lainnya.
Nah , menyerupai inilah uniknya orang Indonesia dikala belanja Online :
● Ratusan juta orang Indonesia menggunakan internet , namun hanya sebagian kecil yang “suka” belanja online
Ada ratusan juta orang Indonesia yang menggunakan internet di setiap harinya.
Dan dengan makin maraknya smartphone murah di pasaran , pengguna internet di Indonesia diprediksi akan mencapai jumlah 150 juta orang di tahun 2017 mendatang.
Hal inilah yang menimbulkan Indonesia sebagai negara kelima terbesar di dunia yang memiliki potensi pasar e-commerce.
Namun uniknya dari sekian banyak pengguna internet tersebut hanya sebagian kecil yang sudah “suka” berbelanja secara online. Bahkan tercatat tidak ada setengah dari jumlah pengguna internet tersebut yang menghabiskan waktu tiga jam atau lebih di internet tiap harinya.
Artinya , pengguna internet Indonesia tidak benar-benar aktif secara online dan menjadi segmen penting sebagai pembelanja online.
Para netizen Indonesia kebanyakan masih menggunakan internet sebatas untuk enjoy dan happy belaka.
● Transaksi jual beli online tercatat meningkat , tetapi prasarana tetap jalan di tempat
Saat ini transaksi jual beli online di Indonesia tercatat terus mengalami peningkatan.
Namun uniknya hal ini tidak diimbangi dengan peningkatan dalam hal sarana atau prasarana , semisal infrastruktur transportasi yang memadai hingga system pengiriman barang.
Akibatnya sering ditemui komplain dari pembeli yang “berteriak” kalau barang yang dipesannya datang terlambat atau malah nyasar.
Hal ini yang menyebabkan harga barang yang bahwasanya murah menjadi sedikit lebih mahal.
Hal ini pulalah yang menjadi salah satu alasannya mengapa konsumen Indonesia masih lebih suka berbelanja di toko konvensional ( offline ).
● Orang Indonesia lebih suka belanja online melalui media sosial
Kebiasaan ini juga terbilang cukup unik.
Bukannya berbelanja online melalui situs resminya – yang mestinya lebih terpercaya dan dapat dipertanggung jawabkan – orang Indonesia justru lebih memilih berbelanja melalui media sosial.
Hasil dari sebuah survey menawarkan kalau hanya ada sekitar 20 % pengguna internet Indonesia yang lebih memilih situs resmi dikala berbelanja online.
Bagian terbesar dari pembelanja online tercatat lebih memilih berbelanja online melalui BBM atau media umum lain.
Entah karena orang Indonesia suka dipromosi , yang terperinci sebagian besar mengaku alasannya yakni mampu berinteraksi eksklusif dengan penjualnya apabila berbelanja online melalui social media.
Akibat keunikan orang Indonesia dikala berbelanja online inilah yang menimbulkan raksasa e-commerce dunia dengan situs-situs resminya ( macam eBay dan sejenisnya ) harus bekerja keras memikat konsumen online Indonesia.
● Orang Indonesia suka berbelanja online dari kantor
Meski yang dibeli yakni barang-barang untuk kebutuhan pribadi , uniknya , bukannya berbelanja online dari rumah , kebanyakan netizen Indonesia justru melakukannya dikala atau dari kantor dimana mereka bekerja. Hal ini mampu jadi adegan dari kebiasaan orang Indonesia yang suka gratisan.
Alasannya kalau berbelanja online dari rumah , katanya , koneksi internetnya sudah lemot , mahal lagi. Sedangkan kalau belanja online di kantor mampu dilakukan jauh lebih cepat ( koneksinya ) dan …tentu saja gratisan.
Cara belanja online orang Indonesia ( yang suka gratisan ) ini , dibenarkan oleh retailer online besar di Indonesia.
Menurut catatan data mereka , pada jam-jam kantor atau jam kerja – terutama puncaknya pada sekitar jam 11 siang , kemudian setelah makan siang – frekwensi belanja ke situsnya justru jauh lebih banyak . Sedangkan di luar jam tersebut , yang nota bene para netizen sudah berada di rumah , lalu lintas belanja online malah jauh berkurang.
Lihat juga :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar