Jumat, 01 September 2017

Kalau Kamu Ingin Tidurmu Nyenyak Berkualitas Ikuti 8 Langkah Mudah Ini

| No comment
Secara umum , pada kondisi normal jumlah atau kuantitas jam tidur yaitu sekitar 8 jam sehari.
Namun jumlah atau kuantitas jam tidur ini mampu jadi tidak berlaku pada beberapa orang.
Terkadang ada orang yang jumlah jam tidurnya kurang dari 8 jam – bahkan hanya berkisar 4 atau 5 jam saja perhari – namun nyatanya orang tersebut badannya segar bugar tanpa keluhan dan sehat-sehat saja. Sebaliknya ada orang yang tidurnya lebih dari 8 jam sehari tetapi badanya terlihat lesu dan mengeluh capek-capek.
Apabila hal tersebut tidak disebabkan karena adanya penyakit tertentu , maka dapat dipastikan perbedaan tersebut dapat terjadi karena kualitas tidur yang berbeda.
Orang mampu saja merasa cukup hanya tidur selama 4 atau 5 jam sehari , karena tidurnya berkualitas. Dan sebaliknya , orang selalu merasa butuh banyak tidur karena tidurnya tidak berkualitas.

Kalau kau memang ingin tidurmu nyenyak berkualitas , coba saja ikuti 8 langkah mudah ini :

1. Mengatur dan memiliki jadwal tidur yang teratur

Ritme dan “irama” tubuh juga sangat dipengaruhi oleh kebiasaan yang dilakukan sehari-hari.
Satu kebiasaan yang dilakukan secara berulang dan teratur akan menyebabkan tubuh membentuk pola tertentu. Dan setelah mendarah daging menjadi ritme , apabila dilanggar , maka tubuh akan memperlihatkan alarm. Termasuk dalam hal beristirahat untuk tidur.
Tubuh juga memiliki alarm tersendiri kapan seharusnya beristirahat.
Dengan mengatur dan menjaga jadwal tidur yang teratur maka akan memperlancar ritme metabolisme tubuh. Dengan demikian tidur menjadi nyenyak dan berkualitas.

2. Memiliki dan mengatur kebiasaan sebelum tidur

Tahukah ? satu kebiasaan yang dilakukan sebelum tidur ternyata dapat membuat tubuh mempersiapkan seluruh organ untuk beristirahat. Sehingga dengan memiliki dan mengatur kebiasaan sebelum tidur maka anda mampu menerima tidur yang lebih enak.
Boleh melaksanakan kebiasaaan apa saja yang disukai , membaca atau menonton TV misalnya.
Namun yang perlu diperhatikan yaitu kebiasaan sebelum tidur tersebut sebaiknya yang dapat membantu kinerja otak menjadi lebih ringan.

3. Tidak mengkonsumsi jenis makanan yang berat

Sederhana saja , kau tidak akan mampu tidur justru ketika perut terlalu penuh dan kekenyangan dengan makanan.
Dan seandainya mampu tidur pun , maka tubuh yang seharusnya beristirhata malah harus tetap “giling” mencerna makanan yang begitu banyak.
Akibat yang didapat yaitu kualitas tidur yang sangat rendah.
Boleh-boleh saja menyantap makanan sebelum tidur ( misalnya karena perut terasa lapar ).
Namun pilih yang ringan dan dapat membantu untuk tidur dan meningkatkan kualitas tidur.
Misalnya dengan makan pisang , apel atau segelas susu juga akan sangat baik.

4. Mematikan semua perangkat Elektronik , termasuk gadget kesayangan

Beberapa orang berdalih , tidak mampu tidur kalau tidak sambil menonton TV. Atau bahkan kalau tidak sambil “ngelonin” gadgetnya.
Tetapi tahukah kalau hal tersebut dapat membuat otak dan tubuh tetap terjaga ?
Akibatnya tidur mampu menjadi nyenyak , melainkan hanya tidur-tidur ayam ( maksudnya tidur tetapi sedikit-sedikit terjaga ).
Akibatnya , tidur juga tidak berkualitas , tubuh capek semua.
Boleh saja nonton TV atau bermain gadget , tetapi matikan begitu akan berangkat tidur.

5. Perhatikan juga bagaimana kondisi kasur

Kasur memang bukan hal yang utama ,namun kondisi kasur yang baik akan sangat menunjang untuk menerima kualitas tidur yang baik pula. Kondisi kasur yang baik tidak berarti harus berupa kasur yang mahal. Yang terpenting perhatikan , “layakkah” kasur tersebut untuk tidur. Sebagai pola mudah , adanya barang-barang yang berantakan di atas kawasan tidur tentunya tidak akan membuat tidur terasa nyenyak dan berkualitas. Contoh lainnya , kasur , sprei atau selimut yang berbau begitu apek tentunya akan membuat “neg” ketika tidur.

6. Mematikan lampu kamar

Karena terbiasa semenjak kecil , memang ada beberapa orang yang tidak mampu tidur ketika lampu kamar dimatikan. Mereka dapat tidur justru ketika kondisi kamar jelas benderang.
Namun tahukah , bahwa tubuh insan secara normal dan alami akan “terjaga” ketika suasana terang.
Sebab otak “membacanya” sebagai siang hari.
Selain itu ada penelitian yang menyatakan bahwa cahaya lampu (kamar) yang jelas benderang dapat merangsang hormon tertentu menghipnotis metabolisme alami tubuh.
Dengan memadamkan lampu kamar , maka tubuh dapat menemukan kondisi alaminya. Sehingga mampu didapatkan tidur yang lebih berkualitas.
Seandainya memang takut tidur dalam keadaan gelap ( total) , boleh saja menggunakan lampu tidur yang redup , yang sebaiknya tidak terarah ke wajah ( atau tubuh ).

7. Meminimasi kondisi lingkungan rumah yang mengganggu

Bisakah kau tidur dengan hening dan nyenyak ketika disebelah rumahnya ada kucing yang sedang ramai “kerah” ?
Atau , bisakah kau enak memejamkan mata ketika ada orang yang berteriak-teriak di samping kamar ?
Kira-kira menyerupai itulah pola mudahnya.
Dengan mengurangi seminim mungkin kondisi lingkungan rumah yang mengganggu pastinya akan lebih berpeluang untuk menerima tidur yang lebih berkualitas.

8. Jangan lupa , rajin-rajinlah berolahraga

Mengapa ?
Sebab kata para pakar kesehatan , olahraga yang dilakukan secara rutin – meskipun hanya olah raga ringan , menyerupai jogging atau jalan kaki – ternyata dapat membantu tubuh untuk merasa lebih nyaman ketika malam hari. Dan ketika tubuh merasa nyaman makan , metabolisme tubuh menjadi lebih lancar dan prima.
Tidurpun menjadi lebih nyenyak dan lebih berkualitas.
Lihat juga :
Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Accordition